Kemasyarakatan

Penutupan Posko Kebakaran Desa Liang Perkuat Sinergitas dan Solidaritas Wilayah

Pemerintah Kecamatan Kota Bangun secara resmi menutup operasional Posko Bantuan Musibah Kebakaran di Desa Liang pada Rabu (29/04/2026) malam. Penutupan posko ini menandai berakhirnya masa tanggap darurat pascabencana kebakaran yang melanda wilayah RT 011 Desa Liang beberapa waktu lalu, dengan seluruh bantuan telah terdistribusi kepada para korban terdampak.

Kegiatan penutupan ini dihadiri langsung oleh Camat Kota Bangun, Abd. Karim, S.Pd., bersama unsur jajaran Muspika yang meliputi Kapolsek dan Danramil Kota Bangun. Momentum ini juga menjadi ajang silaturahmi besar karena turut dihadiri oleh seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Kota Bangun, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk solidaritas lintas wilayah.

Dalam sambutannya, Camat Kota Bangun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, relawan, dan donatur yang telah menyalurkan bantuan selama posko dibuka. Kehadiran seluruh Kepala Desa dalam acara ini juga menunjukkan kuatnya sinergi dan rasa kekeluargaan antar-pemerintahan desa di lingkungan Kecamatan Kota Bangun dalam menghadapi musibah.

Selain seremoni penutupan, acara tersebut juga diisi dengan penyampaian laporan ringkas pengelolaan bantuan kepada masyarakat dan para korban kebakaran. Penyaluran bantuan dilakukan secara transparan guna memastikan amanah dari para donatur tersampaikan dengan tepat kepada warga yang kehilangan tempat tinggal guna membantu pemulihan ekonomi awal mereka.

Pihak keamanan dari Kepolisian Sektor (Polsek) dan Komando Rayon Militer (Koramil) Kota Bangun yang hadir juga memberikan pesan-pesan terkait keamanan lingkungan pascamusibah. Kehadiran tokoh agama di tengah-tengah warga diharapkan mampu memberikan penguatan spiritual dan dukungan moril bagi para korban agar tetap tabah dalam menghadapi masa pemulihan.

Pemerintah Kecamatan berharap, meskipun posko resmi telah ditutup, semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga tetap terjaga. Melalui langkah koordinasi yang terpadu ini, diharapkan warga terdampak di Desa Liang dapat segera bangkit kembali untuk menata kehidupan dan membangun kembali hunian mereka dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *