Bencana & Infrastruktur

Monitoring Perbaikan Jalan Lintas Kota Bangun-Tabang Sinergi Pemerintah dan Swasta

Pemerintah Kecamatan Kota Bangun melakukan monitoring intensif terhadap progres perbaikan jalan lintas utama yang menghubungkan Kota Bangun menuju wilayah Kenohan, Kembang Janggut, hingga Tabang pada Senin (13/04/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran perbaikan infrastruktur pada jalur yang menjadi satu-satunya akses darat menuju tiga kecamatan di wilayah hulu tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Kota Bangun, Abd. Karim, S.Pd., bersama Camat Kembang Janggut. Kehadiran pimpinan wilayah ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal perbaikan jalan poros, mengingat posisi Kota Bangun sangat vital sebagai titik awal pendistribusian logistik dan mobilisasi penduduk ke wilayah-wilayah setelahnya.

Turut hadir dalam peninjauan lapangan tersebut tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten beserta jajaran dinas terkait lainnya. Fokus utama pemantauan adalah memastikan kualitas pengerjaan jalan di titik-titik krusial agar mampu menahan beban kendaraan berat, mengingat jalur ini merupakan urat nadi ekonomi bagi masyarakat di empat kecamatan sekaligus.

Selain unsur pemerintah, pihak swasta dari PT Indonesia Pratama juga turut serta dalam kegiatan monitoring ini. Koordinasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan untuk menyinkronkan pemeliharaan jalan, terutama pada ruas-ruas yang sering dilintasi oleh kendaraan operasional industri guna menjaga ketahanan jalan dalam jangka panjang.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memantau langsung titik pengerjaan yang sedang dalam tahap stabilisasi tanah dan pengerasan. Camat Kota Bangun menekankan bahwa percepatan perbaikan ini sangat mendesak, karena gangguan pada jalur di wilayah Kota Bangun akan berdampak langsung pada terisolasinya akses menuju Kenohan, Kembang Janggut, hingga Tabang.

Melalui monitoring berkala ini, diharapkan pengerjaan infrastruktur jalan lintas ini dapat diselesaikan sesuai target yang ditetapkan. Pemerintah kecamatan berharap dengan pulihnya akses jalan yang representatif, konektivitas antarwilayah semakin kuat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempermudah pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah hulu Kutai Kartanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *